Saya yakin semua orang pernah/sedang dalam masa nyaman dengan dirinya sendiri. Melakukan segala sesuatu bebas dengan apa yang dimau, dan bah...

Pemikiran, Perasaan



Saya yakin semua orang pernah/sedang dalam masa nyaman dengan dirinya sendiri. Melakukan segala sesuatu bebas dengan apa yang dimau, dan bahagia menjalankannya, walau tak bisa dipungkiri rasa selain bahagia bisa ada di tengah-tengah perjalanannya. Umur saya sekarang dua puluh tahun, dan saya benar-benar sekarang sedang berada di fase itu, fase yang saya bebas menjalankan apa yang saya mau dan yang membuat saya bahagia.

Sekarang saya sudah bisa mendahulukan pemikiran sebelum perasaan, contohnya seperti hati saya, memang sudah lama tidak ada penghuni dan ingin mencoba membuka hati untuk orang lain kembali, namun pemikiran saya tiba-tiba mengetuk hati saya itu. Sekarang pertanyaannya bukan lagi "Apakah dia yang akan mengisi hati saya kembali?" menjadi "Untuk apa bila dia mengisi hati saya untuk saat ini?". Saya percaya jika sesuatu yang akan menjadi teman hidup itu tak akan tertukar, tapi saya juga percaya bahwa bila hanya menunggu, teman hidup itu tidak datang dengan sendirinya. Jadi biarkan saya menggapai mimpi saya terlebih dahulu, walau saya juga tidak boleh melarang jika di tengah perjalanan, ada seseorang yang ingin mengiringi perjalanan saya.

Saya sedang nyaman-nyamannya menikmati keadaan yang sekarang sedang saya jalankan, yang saya suka dari kondisi ini adalah tidak adanya paksaan dan drama-dramaan. Sekarang saya sudah semester 6 yang sedikit lagi saya akan lulus kuliah, di semester ini memang agak cukup berat, tapi saya menikmatinya. Menata strategi untuk mewujudkan mimpi-mimpi memanglah harus mengorbankan sesuatu, jadi saya pilih untuk tetap sendiri terlebih dahulu selagi saya menata strategi menggapai mimpi-mimpi yang telah saya dambakan sejak lama.


Jalankanlah apa yang membuat pikiran dan hati sinkron, bukannya memaksakan salah satunya, dan iya, saya sedang nyaman-nyamannya.



Photo : 30DaysReplay(Unsplash)

23/04/2021
Naufal Rambu


 

0 Comments: