Ada beberapa teman yang sangat mengasikan, dan sebaliknya. Bagi saya arti kata 'teman' itu mempunyai levelnya tersendiri, ada yang sudah sampai bertukar cerita, ada yang biasa saja, dan ada pula yang mendengarkan tapi sebenarnya tidak peduli. Saya sudah menemukan berbagai macam teman selama sembilan belas tahun hidup di bumi ini. Hidup terasa sangat mengasikan bila cerita kita bisa didengarkan dengan orang yang mau mendengarkan secara jujur.
Saya mempunyai banyak teman, tapi tidak banyak yang sampai menyentuh level tertinggi versi saya, hanya beberapa bahkan tidak sampai lima orang. Semakin dewasa saya semakin banyak dapat masukan, membaca quotes yang seringkali mengatakan "tidak usah terlalu banyak mempunyai teman, carilah saja yang sefrekuensi", saya tidak mau seperti itu, akan hambar rasanya hidup bila jalan di jalan yang kita suka saja, menurut saya.
Teman dan Sahabat, apa bedanya? saya sering sekali bertanya, apakah bila saya bertemu dengan seseorang yang baru saya kenal hari ini misal, dan ternyata saya cocok olehnya dan dia mau mendengarkan secara jujur dan saya pun sebaliknya, bagi saya teman dan sahabat sama saja, mungkin hanya penyebutannya saja agar lebih menunjukkan pertemanan yang erat mungkin. Teman dan Sahabat sama saja, hanya levelnya saja yang membedakan. Jika ditanya levelnya itu seperti apa, saya sulit untuk bisa menjawabnya, mungkin teman yang masih bertahan hingga saat inilah yang mempunyai level tertinggi dipenilaian hidup saya.
Saya ingin berteman dengan siapapun, bertukar pikiran, berbagi pengalaman atau hal lain serupa yang menyenangkan, akan terasa mengasikan bila kita mempunyai banyak teman bukan?, yang harus dipahami mungkin saya harus bertanya kepada diri saya sendiri terlebih dahulu, apakah saya sudah bisa menjadi pendengar yang jujur dan baik untuk teman-teman saya? atau saya bisa memilih teman-teman saya untuk bisa saya dengarkan secara jujur dan baik?
Iya, keduanya bisa saya ambil, seperti yang saya sudah tuliskan di paragraf di atas, Teman dan Sahabat itu sama saja, hanya levelnya saja yang berbeda, dan buktinya teman yang benar-benar mencapai level tertinggi dipenilaian hidup saya hingga saat ini pun tidak mencapai lima orang, huhuhu.
Sampai di satu titik saya sadar, bahwa bertemanlah dengan siapapun dan dengarkanlah sesuai level yang dirasakan. Teman.
Photo dari : Daan Stevens (Unsplash)
21/10/2020
Naufal Rambu






0 Comments: