Banyak dari kita yang sangat menyukai bulan, termasuk saya, entah karena cahaya sederhananya ataupun karena hal lain. Setiap orang memilik...

Bulan

 


Banyak dari kita yang sangat menyukai bulan, termasuk saya, entah karena cahaya sederhananya ataupun karena hal lain. Setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk menyukainya. Sedari kecil saya selalu bertanya, kenapa bulan selalu mengikuti saya ketika saya sedang berjalan, mungkin kebanyakan dari kita pernah bertanya ataupun merasakan hal yang serupa hahaha.


Seiring berjalannya waktu keindahannya pun tidak pernah meluntur, saya benar-benar menyukai bulan, karena tanpa sadar saya bisa menatapnya dengan waktu yang lama sambil tersenyum mengingat momen yang membuat saya bahagia ataupun mengingat hal sulit yang sudah bisa saya lewati.


Saya ingat sekali momen terindah ketika saya bisa melihat bulan secara lebih dekat bersamaan dengan lautan bintang, itu saat saya mendaki Gunung Sindoro, dan itu adalah pertama kalinya saya begitu terharu melihat keindahan bulan.


Bulan tidak pernah meninggalkan malam, ia akan tetap selalu menyinari gelap walau hanya dengan cahaya sederhananya, terkadang saya berpikir bahwa, tidak perlu menjadi yang lebih terang, bila yang sederhana saja sudah bisa membuat hal yang sangat berharga.


Ada keinginan disaat saya ingin menikmati cahaya bulan bersama seseorang yang saya sayangi kelak, berbagi cerita di bawah sinar redupnya, tertawa bersama, menari bersama, dengan iringan lagu fly me to the moon, mungkin itu akan sangat, sangat.. menyenangkan.


"Fly me to the moon, let me play among the stars" - Bart Howard (dipopulerkan oleh Frank Sinatra)



Photo dari : nathan-dumlao (unsplash)



02/10/2020

Naufal Rambu

0 Comments: